Pages

Jumat, 10 Januari 2014

Kasus Akil Mochtar 2013



Kasus  : Akil Mochtar, tertangkap tangan KPK karena diduga menerima suap terkait pilkada.

Ketua DPD Irman Gusman menganggap penangkapan Akil merupakan puncak kasus korupsi di Indonesia. Kasus Akil sungguh mencederai kepercayaan publik kepada lembaga peradilan.

"Kasus Akil Mochtar merupakan puncak kasus korupsi di Indonesia," ujar Irman dalam diskusi 'Indonesia Menjawab Tantangan: Kepemimpinan Menjadi Bangsa Pemenang' di Aula Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Salemba, Jl Salemba Raya, Jakarta Pusat, Jumat (29/11/2013).

Masuknya sengketa Pilkada ke MK sejak 2008 yang booming di 2010. Karena itu, tidak ada Pemilukada yang beres dan kalau diajukan ke MK ya itu nanti kan terserah mereka (hakim MK).

Penyebab :
1.       Aspek sosiologis, masyarakat dan keluarga turut memberi andil merajalelanya korupsi di Indonesia. Ini terjadi karena masyarakat sangat mengagumi orang kaya. Tidak peduli menjadi kaya dari hasil korupsi.
2.  Aspek budaya, disertasi klasik Heather Sutherland (1979) yang berjudul The Making of A Bureaucratic Elite, di mana Sutherland menggambarkan betapa sistem upeti yang telah berlangsung selama berabad-abad itu tetap menjadi pola transfer kekuasaan antara rakyat dan penguasa ketika para birokrat di Indonesia sudah harus bekerja dengan sistem administrasi modern. Pola patron-client di mana upeti merupakan alat tukar kekuasaan dianggap sebagai standar yang wajar diantara para birokrat modern atau pamong- praja di Indonesia.
3.   Aspek sistem, Ekonomi, sosial, hukum dan sebagainya, justeru semakin mendorong dan mempersubur budaya korupsi, karena untuk meraih jabatan publik seperti menjadi anggota parlemen (DPR, DPD, DPRD Provinsi, Kabupaten, Kota dan jabatan publik lainnya seperti Presiden dan Wakil Presiden, Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, Walikota dan Wakil Walikota) memerlukan dana (uang) yang sangat besar. Para pemain politik melalui broker politik dan ekonomi, mencari peluang dengan bekerja sama para pemegang kekuasaan. Dalam posisi ini, Akil Mochtar, Ketua MK, mantan Anggota DPR RI dipandang bisa diajak bekerja sama. Yang memiliki kedekatan kepentingan ialah teman-teman dari partai politik yang membesarkan Akil Mochtar. Disitulah Chairun Nisa, anggota Komisi II DPR RI dari partai Golkar memainkan peran, yang kemudian tertangkap tangan oleh KPK dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) 2 Oktober 2013.
4.       Aspek manusia, korupsi disebabkan lemah iman, tamak (serakah) yang disebut sebagai corruption by greed (korupsi karena serakah), dan corruption by political interest (korupsi karena kepentingan politik. Dalam kasus Akil Mochtar, Ketua MK yang tertangkap tangan dalam OTT (Operasi Tangkap Tangan) KPK diduga keras motifnya adalah karena tamak dan ada kepentingan politik untuk investasi politik di masa depan. Semoga tulisan singkat ini yang merupakan rekaman ulang dari dialog di JAK TV (4/10/2013) yang sudah disempurnakan, bisa memberi pencerahan, penyadaran dan pencerdasan bagi bangsa Indonesia dalam memberantas korupsi dan tetap bersemangat membangun masyarakat, bangsa dan negara Indonesia yang maju, sejahtera, adil dan makmur. Jkt, 5/10/2013

Pendapat :
-          Penegakan hukum di Indonesia kurang tegas
-          Pengendalian internal di dalam sebuah instansi pemerintah (sektor publik) kurang pengawasan yang baik
-          Menginvestigasi seorang koruptor terlalu mengulur-ulur waktu


Sumber :

0 komentar:

Posting Komentar